Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Cerpen Sulastri dan Empat Lelaki

Nama : Lutfi Anis Syafa'ati Nim    : 175200060 Cerpen Sulastri dan Empat Lelaki Kisah Sulastri dan Empat Lelaki mengenah dihati pembaca. Gaya bahasa yang dipakai sederhana dengan istilah-istilah yang sering didengarkan oleh khalayak ramai. Sementara itu, perjalanan Sulastri terkesan seperti masa lampau. Ketika zaman nabi Musa AS, saat berpijak dengan keteguhan bahwa masih ada penolong yang menjadi pegangan. Dengan begitu, Sulastri meminta setulus hatinya agar ditolong dari kekejaman Firaun pada kisah tersebut, yang ingin memerbudak Sulastri dengan paksa dan perintahnya. Tidak luput dengan campur tangan polisi dan perantara yang memang sudah berdiskusi di balik layar dengan memerjual belikan manusia dengan embel-embel pulang ke tanah air tercinta. Nyatanya uang seribu real itu dipergunakan untuk menyuap polisi dan masuk ke kantong perantara sebagai uang tranportasi dan uang makan. Sementara Sulastri juga tidak memunyai uang tersebut. Suaminya, Markam seorang yang suka bertapa d...

KRITIK DAN ESAI CERPEN "DI JALAN JABAL AL-KAABAH" KARYA M. SHOIM ANWAR

       Cerpen tersebut menceritakan seorang wanita yang sedang melakukan perjalan ke kota Mekkah untuk melaksanaakan kewajiban beribadah, tokoh pada cerpen tersebut yaitu Tuan Amali dan Nyonya Tilah.             Penggunaan kata dan kalimat dalam cerpen “Di Jalan Jabal Al-Kaabah” mudah untuk dipahami, penulis memberikan penggambaran situasi dan kondisi dalam cerpen secara rinci seperti yang terjadi di kehidupan nyata oleh sebab itu cerpen “Di Jalan Jabal Al-Kaabah” memiliki jalan cerita yang sangat menarik.           Cerpen “Di Jalan Jabal Al-Kaabah” menceritakan Tuan Amali dan Nyonya Tilah yang berada di Mekkah. Tuan Amali digambarkan sebagai seorang yang baik dan peduli kepada orang-orang yang membutuhkan, sampai pada akhirnya Tuan Amali mengetahui kebohongan anak-anak yang mengemis di jalan mengenai anggota tubuh yang selama ini mereka sembunyikan agar orang-orang merasa iba kepada mereka. Tuan Amali sangat mar...

Kritik dan Esai Puisi “Idul Fitri” Karya Sutardji Calzoum Bachri

Puisi ini merupakan salah satu karya seorang sastrawan yang bernama Sutardji Calzoum Bachri. Sutardji Calzoum Bachri telah banyak menulis kumpulan puisi dan kumpulan cerpen bahkan karyanya telah diterbitkan dalam bahasa Inggris, Belanda, dan Rusia. Salah satu hasil karya beliau adalah puisi di atas dengan judul Idul Fitri. Seperti dalam puisi di atas sesuai dengan judulnya yaitu “Idul Fitri”, penulis menggambarkan suasana yang kental akan nuansa Islami yaitu ketika hari raya Idul Fitri tiba. Dalam larik berikut, Lihat Pedang tobat ini menebas-nebas hati Dari masa lampau yang lalai dan sia Telah kulaksanakan puasa ramadhanku, Telah kutegakkan shalat malam Telah kuuntaikan wirid tiap malam dan siang Telah kuhamparkan sajadah Yang tak hanya nuju Ka’bah Tapi ikhlas mencapai hati dan darah Dan di malam-malam Lailatul Qadar akupun menunggu Namun tak bersua Jibril atau malaikat lainnya Maka aku girang-girangkan hatiku             Dalam larik di atas, menggambarkan...

Kritik dalam Bentuk Cerita Pendek “Sisik Naga di Jari Manis Gus Usap” karya M. Shoim Anwar

Kritik dalam Bentuk Cerita Pendek “Sisik Naga di Jari Manis Gus Usap” karya M. Shoim Anwar Pesan yang disampaikan oleh penulis melalui sebuah cerita pendek dengan judul Sisik Naga di Jari Manis Gus Usap. Sebuah cerita pendek yang dikemas dengan estetika tetapi, membuat pembaca lebih keras untuk memahami maksud dari pengarang dalam isi cerita pendek. Baiklah, marilah menguraikan sebuah cerpen dengan singkat. Cerpen tersebut menceritakan tentang orang yang sedang melakukan permainan kartu remi. Di dalam permainan tersebut Gus Usup yang sering menang, namun ketika menang hasil dalam permainan tersebut tidak dibawah pulang bahkan dibagikan kepada mereka yang ikut dalam permainan tersebut. Sampai suatu ketika Guk Mat pun menang dalam pertandingan kartu remi dan sampai dirumah tanpa sadar didalam jaket Gus Usup yang dititipkan padanya ada akik sisik naga. Timbulah rasa untuk memilikinya. Dalam cerpen “Sisik Naga di Jari Manis Gus Usup”, menceritakan seorang tokoh bernama Gus Usup yang dihorm...