Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Taufik Ismail dengan Judul Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia

Sebuah puisi dari tokoh sastrawan Indonesia, Taufik Ismail dengan Judul Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia . Taufik Ismail sendiri dikenal dengan tokoh pelopor angkatan 66. Tokoh yang berulang tahun 25 Juni nanti merupakan tokoh yang banyak gelar dan penghargaan. Puisi-puisinya penuh dengan kritik yang tajam dan jujur menceritakan sesuatu yang sedang terjadi sesuai keadaan semestinya/fakta. Seperti halnya Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia penuh dengan kritikan, marah, dan kekecewaan terhadap sebuah sistem yang sedang terjadi. Dalam puisi tersebut Taufik Ismail mmencurahkan keresaan yang dirasakannya. Taufik Ismail menceritakan secara rinci dan gamblang. Lihat saja kutipan puisi dibawah ini: I Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga Ke Wisconsin aku dapat beasiswa Sembilan belas lima enam itulah tahunnya Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia  Negeriku baru enam tahun terhormat diakui dunia Terasa hebat merebut merdeka dari Belanda Sahabatku sekelas, Thomas Stone namanya, Whitefish Bay ka...

Kritik dan esai

  Dalam puisi tersebut penulis menggambarkan bahwa ada seseorang yang malu karena menjadi warga negara Indonesia. Seorang pemuda tersebut malu menjadi warga negara Indonesia, karena sistem pemerintahan & peraturan dalam negara Indonesia yang sangat meresahkan dan tidak semestinya.  Hal ini dapat dibuktikan dari isi bait puisi tersebut yang menyatakan bahwa "di Negeriku, selingkuh birokrasi peringkatnya di dunia nomor satu," dari secuil isi bait tersebut telah menunjukkan bukti bahwa birokrasi di Indonesia telah melakukan penghianatan dan penghianatan tersebut menjadi nomor satu di dunia ini. Hal ini sungguh memalukan dan nama negara Indonesia menjadi buruk.     Jika puisi tersebut dikaitkan dengan hal yang menarik berdasarkan kenyataan tersebut, maka dapat di jabarkan sebagai berikut: 1. Para pejabat tinggi negara Indonesia sering        melakukan tindak pidana korupsi, hal ini            sangat memalukan, ka...